Bismillahirahmanirahim
Semangat pagi sahabat Safari yang dirahmati Allah. Semoga hari ini, kita semua menjadi hamba2-Nya yang beruntung. Aamiin Ya Rabbal’alamin. Insya Allah hari ini, Safari akan berbagi tentang Jabal Nur.
Tentang Jabal Nur, Disini ada salah satu tempat yang menjadi saksi turunnya Al-Qur’an. Teringat sebuah kisah yang sangat bersejarah dan menegangkan, saat itu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam senang menyendiri (khulwah) dan tempatnya adalah di gua Hira. Beliau ber-takhannuts di dalamnya (beribadah beberapa malam). Hingga sampai pada saat malaikat datang dan berkata, “Bacalah!” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Saya tidak bisa membaca.” Malaikat tersebut memeluk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hingga terasa sesak, kemudian ia melepaskan beliau. Kemudian setelah itu, dia memintanya membaca kembali, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Saya tidak bisa membaca.” Kemudian dia kembali memeluk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk kedua kalinya hingga beliau merasa tersesak, kemudian melepaskannya dan berkata, “Bacalah!” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Saya tidak bisa membaca.” Kemudian dia memeluk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang ketiga kalinya, lalu melepaskannya, lantas malaikat tadi menyebutkan
Bismillahirahmanirahim
“Bacalah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Rabbmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran qolam (pena). Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al-‘Alaq: 1-5).
Menyejarah, Memulai, Menenggangkan, itulah kondisinya. Saat nabi kita, Nabi Muhammad shlalahu alaihi wasalam ditemui malaikat Jibril yang membawa wahyu pertama kali yaitu Qs. Al- ‘Alaq, Baca di Gua Hira. Maa Syaa Allah, Allah maha berkehendak, dan apa yang dikehendak-Nya pasti terjadi.


